Happy Mother Day…

~Aljannatu tahta aqdaamil ummahaat~

Ketika seOrang Ibu,
telah dipanggil oleh Sang Khaliq.
Tinggallah seOrang anak menangis,
memendam penyesalan…
Karena maaf yang tak sempat terucapkan…

Dan setelah sekian waktu berlalu tak juga terobati,
Bertambah pedih hati,
menahan rindu yang tak terperi…

sebuah puisi untuk wanita teragung ibuku tercinta.
“Selamat Hari Ibu, I love You, ibu…”

Sungguh…
Kata manis yang paling indah dibibir umat manusia adalah “IBU“…
Panggilan paling indah adalah “IBUKU“…
Ini adakah kata yang penuh harapan dan cinta, kata manis dan baik yang keluar dari kedalaman hati…

mom

mom

Komentar bertahan »

I Miss My Sister…

Kemaren an ngrasa sedih bgt, an merindukan sSosok kakak perempuan. An pengin bgt nya kakak perempuan yang bs mnemani an dManapun , yg bs nasehatin an, yg bs dAjak curhat, yg bs ngajarin an gmn mJadi sOrang wanita yg baik, yg bs nemenin an tidur n nyeritain pengalamnny, yg slalu merhatiin an, yg slalu ngelus kapala an sambil bilang “Ana Hebat!”.

Sejak umur 9 thn an dah sendirian, tanpa ditemani kakak perempuan lagi. Mereka hijrah untuk mengadu nasib di Jakarta. An hanya bisa ketemu 1 tahun sekali. An tahu mereka sayang ma an, tapi an pengin bareng ma mereka. An nggak puas hanya dg telpon2an, sms-an. An pengin mereka slalu ada di dekat an. Tapi an sadar kok, kalau mereka pergi juga karena ingin membhagiakn keluarga, dan meringankan beban ayah. An tetep sayang ma mereka. dan an juga tahu mereka juga sangat sayang ma an.

An mulai ngrasa jadi wnita yang lemah. An ngrasa lelah berpura-pura jadi orang kuat, tegar, periang, slalu ceria seperti tidak pernah punya masalah. Sepeti tidak pernah memendam kesedihan. tapi an nggak mau trlihat lemah, an nggak mau memperlihatkan kelemahan an pada orang lain. An harus tetep jadi ANA yang slalu ceria, an ingin membuat orang2 di sekitar an bahagia & slalu ceria.

Komentar bertahan »

M3T Ultah…

Hari ni da tiga org yang an sayangi yang lagi ulang tahun. Yang pertama kakak an yang tetcinta Mas Ali (21th), yang ke dua Keponakan an yang Lucu n Imoet Ken Bunga Mutiara (1th), yang ke tiga temen baik an wktu SMA Nisa (20th).

Selamat Ulang Tahun…

Happy Best Day

Happy Best Day

Bw yg lagi ultah, moga apa yang kalian harapkan bs mjadi kenyataan,amin..

masAli&Ita

masAli&Ita

Met ultah yang ke21th Brother…Love You…
Nisa & Hilmi

Nisa & Hilmi

Met Ultah yang ke 20 Friend…Miss You..

Bunga Lai Bobo

Bunga Lagi Bobo

Met Ultah di tahun Pertamamu keponakanku yang lucu…

Oya, bwt tmn2 yg dah post comment,thanks ya..

Komentar bertahan »

Miss You Mom…

Dari kemaren an g bs tidur. Tiap kali an mo tidur an lihat foto ibu an n foto an ma ka”k2 an, an jd sdh. Ana kangen bgt ma ibu. An ingat,dulu an klo tidur pasti baeng ma ibu. klo g bareng ma ka”k. Tapi sekarang an stiap mlm tidur sndiri, g bareng ma ibu ato ka”k an lg. Biasanya an g trlalu sedih. Tapi g tahu, akhir2 ini an rindu banget ma ibu, an kangen tidur bareng ma ibu. Tapi itu dah g mungkin lagi, ibu dah g ada. An cuma bisa mandangin foto ibu di samping ttempat tidur…..

My Lovely Mom

My Lovely Mom

Komentar (1) »

My Lovely Brother

Michael Ali

Michael Ali

Tadi mlm kakak an yg kul dBandung SmS, tnya kbr n nawarin oleh2 yg an sgt seneng skali klo an miliki.

An jd trharuĀ  pngin nangis,, kakak an mang sayang bgt ma an, sampai2 stiap dia dpt sswtu psti inget n pngin brBagi ma an. dulu an ma dia dr kecil slalu bareng.tp an ma dia masing2 dh kuliah,jd skrg an sndirian, g bareng lg ma kakak2 an. Tp an te2 syg n rindu ma mreka. stiap kali liburan an psti seneng bgt, cz an bakaln ktemu n brSenda gutau ma mreka lg. rasany g pngin beranjak dr rmh. tmn2 an yg dRumah sering sebel, cz an g prnah maen kRumahny. Tapi sahabat2 an pngertian, tahu klo an g sk kluar rmh klo lg da kakak2 an, so mreka yg dtg kRumah an.

msEko n ms Ali

msEko n ms Ali

Komentar (1) »

Terima kasih, Tuhan

Allah

Allah Swt

Aku bermimpi suatu hari aku pergi ke surga dan seorang malaikat menemaniku dan menunjukkan keadaan di surga. Kami berjalan memasuki suatu ruang kerja penuh dengan para malaikat. Malaikat yang mengantarku berhenti di depan ruang kerja pertama dan berkata, “Ini adalah Seksi Penerimaan. Di sini, semua permintaan yang ditujukan pada Allah diterima”. Aku melihat-lihat sekeliling tempat ini dan aku dapati tempat ini begitu sibuk dengan begitu banyak malaikat yang memilah-milah seluruh permohonan yang tertulis pada kertas dari manusia di seluruh dunia.


Kemudian aku dan malaikat-ku berjalan lagi melalui koridor yang panjang lalu sampailah kami pada ruang kerja kedua. Malaikat-ku berkata, “Ini adalah Seksi Pengepakan dan Pengiriman. Di sini kemuliaan dan rahmat yang diminta manusia diproses dan dikirim ke manusia-manusia yang masih hidup yang memintanya”. Aku perhatikan lagi betapa sibuknya ruang kerja itu. Ada banyak malaikat yang bekerja begitu keras karena ada begitu banyaknya permohonan yang dimintakan dan sedang dipaketkan untuk dikirim ke bumi.

Kami melanjutkan perjalanan lagi hingga sampai pada ujung terjauh koridor panjang tersebut dan berhenti pada sebuah pintu ruang kerja yang sangat kecil. Yang sangat mengejutkan aku, hanya ada satu malaikat yang duduk disana, hampir tidak melakukan apapun. “Ini adalah Seksi Pernyataan Terima Kasih”, kata Malaikatku pelan. Dia tampak malu. “Bagaimana ini? Mengapa hampir tidak ada pekerjaan disini?”, tanyaku. “Menyedihkan” , Malaikat-ku menghela napas. “Setelah manusia menerima
rahmat yang mereka minta, sangat sedikit manusia yang mengirimkan pernyataan terima kasih”. “Bagaimana manusia menyatakan terima kasih atas rahmat Tuhan?”, tanyaku. “Sederhana sekali”, jawab Malaikat. “Cukup berkata : Terima kasih, Tuhan. Dan berbuatlah kebajikan bagi sesamamu serta jauhilah kejahatan”. “Lalu, rahmat apa saja yang perlu kita syukuri”, tanyaku. Malaikat-ku menjawab, “Jika engkau mempunyai makanan di lemari es, pakaian yang menutup tubuhmu, atap di atas kepalamu dan tempat untuk tidur, maka engkau lebih kaya dari 75% penduduk dunia ini. “Jika engkau memiliki uang di bank, di dompetmu, dan uang-uang receh, maka engkau berada diantara 8% kesejahteraan dunia”. “Dan jika engkau mendapatkan pesan ini di komputer mu, engkau adalah bagian dari 1% di dunia yang memiliki kesempatan itu”.

Juga….

“Jika engkau bangun pagi ini dengan lebih banyak kesehatan daripada kesakitan … engkau lebih dirahmati daripada begitu banyak orang di dunia ini yang tidak dapat bertahan hidup hingga hari ini”.

“Jika engkau tidak pernah mengalami ketakutan dalam perang, kesepian dalam penjara, kesengsaraan penyiksaan, atau kelaparan yang amat sangat …. Maka engkau lebih beruntung dari 700 juta orang di dunia”.

“Jika orangtuamu masih hidup dan masih berada dalam ikatan pernikahan … maka engkau termasuk orang yang sangat jarang”.

“Jika engkau dapat menegakkan kepala dan tersenyum, maka engkau bukanlah seperti orang kebanyakan, engkau unik dibandingkan semua mereka yang berada dalam keraguan dan keputusasaan”.

“Jika engkau dapat membaca pesan ini, maka engkau menerima rahmat ganda, yaitu bahwa seseorang yang mengirimkan ini padamu berpikir bahwa engkau orang yang sangat istimewa baginya, dan bahwa, engkau lebih dirahmati daripada lebih dari 2 juta orang di dunia yang bahkan tidak dapat membaca sama sekali”.

Nikmatilah hari-harimu, hitunglah rahmat yang telah Allah anugerahkan kepadamu. “Dan ingatlah tatkala Tuhanmu menyatakan bahwa, ‘Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Aku akan menambahkan lebih banyak nikmat kepadamu’ “.

Ditujukan pada : Departemen Pernyataan Terima Kasih.
“Terima kasih, Allah! Terima kasih, Allah, atas anugerahmu berupa kemampuan untuk menerjemahkan dan membagi pesan ini dan memberikan aku begitu banyak teman-teman yang istimewa untuk saling berbagi”.

Komentar (1) »

Do The Best!

Phone

PhoneSeorang anak lelaki masuk ke sebuah apotek, menarik peti minuman dan meletakkannya di dekat telepon umum. Ia naik ke atasnya sehingga dapat mencapai tombol-tombol yang ada pada telepon. Lalu mulailah ia menekan tombol sampai tujuh dijit. Saya menyimak percakapannya. Ia berkata, "Bu, apakah Anda membutuhkan bantuan untuk membersihkan kebun Anda?"Wanita di telepon itu menjawab, "Saya sudah membayar seseorang untuk membersihkannya." "Bu, Anda dapat membayar saya setengah harga saja." Sepertinya wanita itu sudah puas dengan hasil kerja dari orang tersebut.

Namun anak itu tak kenal putus asa dan menawarkan, “Bu, saya juga akan menyapu pinggiran jalan dan trotoar rumah Anda, sehingga pada hari Minggu nanti Anda akan memiliki halaman terindah di North Palm Beach, Florida.”Lagi-lagi wanita itu menolak. Dengan senyum, anak itu meletakkan gagang telepon.

Sang pemilik apotek menghampiri anak itu dan berkata, “Nak, saya suka sikapmu itu. Saya mengagumi semangat yang kaumiliki. Bagaimana kalau kamu bekerja untuk saya saja?” Anak itu menjawab, “Tidak, Pak. Terima kasih. Sebenarnya saya hanya mengecek hasil pekerjaan saya sendiri.”

Oleh (c) Dr. Eric Scott Kaplan

Kisah ini dikutip dari buku “Embun bagi Jiwa #1″

Renungkanlah cerita singkst tadi, apa yang bisa kita dapat dari cerita itu?

Kalo ana simpulkan sih, dari cerita itu kita bisa belajar bahwa dalam melakukan suatu pekerjaan kita kadang mengabaikan apakah orang lain puas dengan pekerjaan kita? Sehingga kita tidak pernah merenung untuk mengevaluasi apa yang telah kita kerjakan. Sebenarnya kita sangat perlu untuk mengevaluasi diri agar kita bisa memperbaiki kualitas hasil pekerjaan kita dan menambah kekuranganya.

Hilmi

Hilmi

Komentar bertahan »

Optimis And Realistis

Botol Ajaib

Botol Ajaib

Seorang ibu menyuruh seorang anaknya membeli sebotol penuh minyak. Ia memberikan sebuah botol kosong dan uang sepuluh rupee. Kemudian anak itu pergi membeli apa yang diperintahkan ibunya. Dalam perjalanan pulang, iaterjatuh. Minyak yang ada di dalam botol itu tumpah hingga tinggal separuh. Ketika mengetahui botolnya kosong separuh, ia menemui ibunya dengan menangis, “Ooo… saya kehilangan minyak setengah botol! Saya kehilangan minyak setengah botol!” Ia sangat bersedih hati dan tidak bahagia. Tampaknya ia memandang kejadian itu secara negatif dan bersikap pesimis.

Kemudian, ibu itu menyuruh anaknya yang kedua untuk membeli sebotol minyak. Ia memberikan sebuah botol dan uang sepuluh rupee lagi. Kemudian anaknya pergi. Dalam perjalanan pulang, ia juga terjatuh. Dan separuh minyaknya tumpah. Ia memungut botol dan mendapati minyaknya tinggal separuh. Ia pulang dengan wajah berbahagia. Ia berkata pada ibunya, “Ooo… ibu saya tadi terjatuh. Botol ini pun terjatuh dan minyaknya tumpah. Bisa saja botol itu pecah dan minyaknya tumpah semua. Tapi, lihat, saya berhasil menyelamatkan separuh minyak.” Anak itu tidak bersedih hati, malah ia tampak berbahagia. Anak ini tampak bersikap optimis atas kejadian yang menimpanya.

Sekali lagi, ibu itu menyuruh anaknya yang ketiga untuk membeli sebotol minyak. Ia memberikan sebuah botol dan uang sepuluh rupee. Anaknya yang ketiga pergi membeli minyak. Sekali lagi, anak itu terjatuh dan minyaknyatumpah. Ia memungut botol yang berisi minyak separuh dan mendatangi ibunya dengan sangat bahagia. Ia berkata, “Ibu, saya menyelamatkan separuh minyak.”Tapi anaknya yang ketiga ini bukan hanya seorang anak yang optimis. Ia juga seorang anak yang realistis. Dia memahami bahwa separuh minyak telah tumpah, dan separuh minyak bisa diselamatkan. Maka dengan mantap ia berkata pada ibunya, “Ibu, aku akan pergi ke pasar untuk bekerja keras sepanjang hari agar bisa mendapatkan lima rupee untuk membeli minyak setengah botol yang tumpah. Sore nanti saya akan memenuhi botol itu.”

milis motivasi

Komentar bertahan »

Just To Share

sabtu 30 agustus 2008

Hari ini ana dikosan sendirian, cuma ada ana dan mbak Muncul. Vina baru kesini hari minggu, yang lain sperti Yana, mbErni, dan Farah dah pindah kosan.

Tadi da kejadian yang bikin ana takut sendirian di kosan n mutusin untuk lebih baik pergi , sekalian nge-net.

Tadi tuh pgi2 jm7 ana lagi nonton TV ma mbMuncul, tiba2 masSumeh (anaknya ibu kos) dateng,ya emang biasa dateng sih. Tapi yang bikin ana ma mbMuncul takut tuh, waktu lagi asyik nonton TV, tiba2 da bunyi pintu di bobol. kontan ana ma mbMuncul jadi takut, coz ms Sumeh tu lagi ngebobol pintu kamarnya ibu kos. ana g brani negur ato tanya knp dibobol.Ana langsung kepikiran, tadi malam kan ana baru bayar kos ma ibu kos, jangan2…

Tapi ana g mau berburuk sangka ah, takut. tapi kata mb Muncul ibu kos ada dikamarnya lagi tidur. kok g da reksi apa2 kalo kamarnya lagi di bobol?kayak g da suara gitu ya? Ana jadi takut, yah..mendingan ana pergi ja ke perpus sekalian ngenet, lagian mbMuncul jg langsung pergi coz mo panen ke baturaden.

Tumben ana jadi takut sendirian di kosan, biasanya sih ana asyik aja sendirian dikamar sdh biasa sih. Hah…ya udah ding ana dah lega coz dah cerita… Baca entri selengkapnya »

Komentar bertahan »

Hidup…Sebuah Pilihan

The Choise

The Choise

Ada seorang bijak bercerita yang bisa dijadikan inspirasi untuk kita

Ali adalah seorang manager dari sebuah restoran di tengah kota.Yang menarik dari dia adalah, dia selalu dalam semangat yang baik dan selalu punya hal positif untuk dikatakan. “Banyak pelayan di restorannya keluar jika Jerry pindah kerja, sehingga mereka dapat tetap mengikutinya dari satu restoran ke restoran yang lain. Alasan mengapa para pelayan restoran tersebut keluar mengikuti Jerry adalah karena sikapnya.

Ali adalah seorang motivator alami. jika karyawannya sedang mengalami hari yang buruk, dia selalu ada di sana, memberitahu karyawan tersebut bagaimana melihat sisi positif dari situasi yang tengah dialami.

Suatu hari aku temui Ali dan bertanya padanya, “Aku tidak mengerti! Tidak mungkin seseorang menjadi orang yang berpikiran positif sepanjang waktu.Bagaimana kamu dapat melakukannya? ” Ali menjawab, “Tiap pagi aku bangun dan berkata pada diriku, aku punya dua pilihan hari ini. Aku dapat memilih untuk ada di dalam suasana yang baik atau memilih dalam suasana yang jelek. Aku selalu memilih dalam suasana yang baik. Tiap kali sesuatu terjadi, aku dapat memilih untuk menjadi korban atau aku belajar dari kejadian itu. Aku selalu memilih belajar dari hal itu. Setiap ada sesorang menyampaikan keluhan, aku dapat memilih untuk menerima keluhan mereka atau aku dapat mengambil sisi positifnya.. Aku selalu memilih sisi positifnya.”"Tetapi tidak selalu semudah itu,” protesku. “Ya, memang begitu,” kata Ali, “Hidup adalah sebuah pilihan. Saat kamu membuang seluruh masalah, setiap keadaan adalah sebuah pilihan. Kamu memilih bagaimana bereaksi terhadap semua keadaan. Kamu memilih bagaimana orang-orang disekelilingmu terpengaruh oleh keadaanmu. Kamu memilih untuk ada dalam keadaan yang baik atau buruk. Itu adalah pilihanmu, bagaimana kamu hidup.”

Beberapa tahun kemudian, aku dengar Ali mengalami musibah yang tak pernah terpikirkan terjadi dalam bisnis restoran: membiarkan pintu belakang tidak terkunci pada suatu pagi dan dirampok oleh tiga orang bersenjata. Saat mencoba membuka brankas, tangannya gemetaran karena gugup dan salah memutar nomor kombinasi. Para perampok panik dan menembaknya. Untungnya, Ali cepat ditemukan dan segera dibawa ke rumah sakit.Setelah menjalani operasi selama 18 jam dan seminggu perawatan intensif, Ali dapat meninggalkan rumah sakit dengan beberapa bagian peluru masih berada di dalam tubuhnya.

Aku melihat Ali enam bulan setelah musibah tersebut.Saat aku tanya Ali bagaimana keadaannya, dia menjawab, “Mau melihat bekas luka-lukaku? ” Aku menunduk untuk melihat luka-lukanya, tetapi aku masih juga bertanya apa yang dia pikirkan saat terjadinya perampokan.”Hal pertama yang terlintas dalam pikiranku adalah bahwa aku harus mengunci pintu belakang,” jawab Ali. “Kemudian setelah mereka menembak dan aku tergeletak di lantai, aku ingat bahwa aku punya dua pilihan: aku dapat memilih untuk hidup atau mati. Aku memilih untuk hidup.”"Apakah kamu tidak takut?” tanyaku. Ali melanjutkan, ” Para ahli medisnya hebat. Mereka terus berkata bahwa aku akan sembuh. Tapi saat mereka mendorongku ke ruang gawat darurat dan melihat ekspresi wajah para dokter dan suster aku jadi takut. Mata mereka berkata ‘Orang ini akan mati’. Aku tahu aku harus mengambil tindakan.”"Apa yang kamu lakukan?” tanya saya. “Disana ada suster gemuk yang bertanya padaku,” kata Ali. “Dia bertanya apakah aku punya alergi. ‘Ya’ jawabku.. Para dokter dan suster berhenti bekerja dan mereka menunggu jawabanku. Aku menarik nafas dalam-dalam dan berteriak, ‘Peluru!’ Ditengah tertawa mereka aku katakan, ‘ Aku memilih untuk hidup. Tolong aku dioperasi sebagai orang hidup, bukan orang mati’.”

Ali dapat hidup karena keahlian para dokter, tetapi juga karena sikapnya hidupnya yang mengagumkan. Aku belajar dari dia bahwa tiap hari kamu dapat memilih apakah kamu akan menikmati hidupmu atau membencinya. Satu hal yang benar-benar milikmu yang tidak bisa dikontrol oleh orang lain adalah sikap hidupmu, sehingga jika kamu bisa mengendalikannya dan segala hal dalam hidup akan jadi lebih mudah.

milis motivasi

Komentar (4) »