Arsip untuk Agustus, 2008

Just To Share

sabtu 30 agustus 2008

Hari ini ana dikosan sendirian, cuma ada ana dan mbak Muncul. Vina baru kesini hari minggu, yang lain sperti Yana, mbErni, dan Farah dah pindah kosan.

Tadi da kejadian yang bikin ana takut sendirian di kosan n mutusin untuk lebih baik pergi , sekalian nge-net.

Tadi tuh pgi2 jm7 ana lagi nonton TV ma mbMuncul, tiba2 masSumeh (anaknya ibu kos) dateng,ya emang biasa dateng sih. Tapi yang bikin ana ma mbMuncul takut tuh, waktu lagi asyik nonton TV, tiba2 da bunyi pintu di bobol. kontan ana ma mbMuncul jadi takut, coz ms Sumeh tu lagi ngebobol pintu kamarnya ibu kos. ana g brani negur ato tanya knp dibobol.Ana langsung kepikiran, tadi malam kan ana baru bayar kos ma ibu kos, jangan2…

Tapi ana g mau berburuk sangka ah, takut. tapi kata mb Muncul ibu kos ada dikamarnya lagi tidur. kok g da reksi apa2 kalo kamarnya lagi di bobol?kayak g da suara gitu ya? Ana jadi takut, yah..mendingan ana pergi ja ke perpus sekalian ngenet, lagian mbMuncul jg langsung pergi coz mo panen ke baturaden.

Tumben ana jadi takut sendirian di kosan, biasanya sih ana asyik aja sendirian dikamar sdh biasa sih. Hah…ya udah ding ana dah lega coz dah cerita… Baca entri selengkapnya »

Komentar bertahan »

Hidup…Sebuah Pilihan

The Choise

The Choise

Ada seorang bijak bercerita yang bisa dijadikan inspirasi untuk kita

Ali adalah seorang manager dari sebuah restoran di tengah kota.Yang menarik dari dia adalah, dia selalu dalam semangat yang baik dan selalu punya hal positif untuk dikatakan. “Banyak pelayan di restorannya keluar jika Jerry pindah kerja, sehingga mereka dapat tetap mengikutinya dari satu restoran ke restoran yang lain. Alasan mengapa para pelayan restoran tersebut keluar mengikuti Jerry adalah karena sikapnya.

Ali adalah seorang motivator alami. jika karyawannya sedang mengalami hari yang buruk, dia selalu ada di sana, memberitahu karyawan tersebut bagaimana melihat sisi positif dari situasi yang tengah dialami.

Suatu hari aku temui Ali dan bertanya padanya, “Aku tidak mengerti! Tidak mungkin seseorang menjadi orang yang berpikiran positif sepanjang waktu.Bagaimana kamu dapat melakukannya? ” Ali menjawab, “Tiap pagi aku bangun dan berkata pada diriku, aku punya dua pilihan hari ini. Aku dapat memilih untuk ada di dalam suasana yang baik atau memilih dalam suasana yang jelek. Aku selalu memilih dalam suasana yang baik. Tiap kali sesuatu terjadi, aku dapat memilih untuk menjadi korban atau aku belajar dari kejadian itu. Aku selalu memilih belajar dari hal itu. Setiap ada sesorang menyampaikan keluhan, aku dapat memilih untuk menerima keluhan mereka atau aku dapat mengambil sisi positifnya.. Aku selalu memilih sisi positifnya.”"Tetapi tidak selalu semudah itu,” protesku. “Ya, memang begitu,” kata Ali, “Hidup adalah sebuah pilihan. Saat kamu membuang seluruh masalah, setiap keadaan adalah sebuah pilihan. Kamu memilih bagaimana bereaksi terhadap semua keadaan. Kamu memilih bagaimana orang-orang disekelilingmu terpengaruh oleh keadaanmu. Kamu memilih untuk ada dalam keadaan yang baik atau buruk. Itu adalah pilihanmu, bagaimana kamu hidup.”

Beberapa tahun kemudian, aku dengar Ali mengalami musibah yang tak pernah terpikirkan terjadi dalam bisnis restoran: membiarkan pintu belakang tidak terkunci pada suatu pagi dan dirampok oleh tiga orang bersenjata. Saat mencoba membuka brankas, tangannya gemetaran karena gugup dan salah memutar nomor kombinasi. Para perampok panik dan menembaknya. Untungnya, Ali cepat ditemukan dan segera dibawa ke rumah sakit.Setelah menjalani operasi selama 18 jam dan seminggu perawatan intensif, Ali dapat meninggalkan rumah sakit dengan beberapa bagian peluru masih berada di dalam tubuhnya.

Aku melihat Ali enam bulan setelah musibah tersebut.Saat aku tanya Ali bagaimana keadaannya, dia menjawab, “Mau melihat bekas luka-lukaku? ” Aku menunduk untuk melihat luka-lukanya, tetapi aku masih juga bertanya apa yang dia pikirkan saat terjadinya perampokan.”Hal pertama yang terlintas dalam pikiranku adalah bahwa aku harus mengunci pintu belakang,” jawab Ali. “Kemudian setelah mereka menembak dan aku tergeletak di lantai, aku ingat bahwa aku punya dua pilihan: aku dapat memilih untuk hidup atau mati. Aku memilih untuk hidup.”"Apakah kamu tidak takut?” tanyaku. Ali melanjutkan, ” Para ahli medisnya hebat. Mereka terus berkata bahwa aku akan sembuh. Tapi saat mereka mendorongku ke ruang gawat darurat dan melihat ekspresi wajah para dokter dan suster aku jadi takut. Mata mereka berkata ‘Orang ini akan mati’. Aku tahu aku harus mengambil tindakan.”"Apa yang kamu lakukan?” tanya saya. “Disana ada suster gemuk yang bertanya padaku,” kata Ali. “Dia bertanya apakah aku punya alergi. ‘Ya’ jawabku.. Para dokter dan suster berhenti bekerja dan mereka menunggu jawabanku. Aku menarik nafas dalam-dalam dan berteriak, ‘Peluru!’ Ditengah tertawa mereka aku katakan, ‘ Aku memilih untuk hidup. Tolong aku dioperasi sebagai orang hidup, bukan orang mati’.”

Ali dapat hidup karena keahlian para dokter, tetapi juga karena sikapnya hidupnya yang mengagumkan. Aku belajar dari dia bahwa tiap hari kamu dapat memilih apakah kamu akan menikmati hidupmu atau membencinya. Satu hal yang benar-benar milikmu yang tidak bisa dikontrol oleh orang lain adalah sikap hidupmu, sehingga jika kamu bisa mengendalikannya dan segala hal dalam hidup akan jadi lebih mudah.

milis motivasi

Komentar (4) »

Nge-Net Bareng My Brother

hari ni ana lagi Nge-Net bareng ma kakakku Mas ali N Mas toni..

terus mas ali sukanya nyari2 gambar2 michael Owen coz katanya mirip dirinya gitu.. Nih An kasih contoh gambar yang di sukai mas Ali:

Michael Ali

Michael Ali

Komentar bertahan »